Dalam buku ini berisi kisag dari Riziki Kuncoro Manik. di usianya yang belum genap sepuluh tahun, ia begitu mencintai budaya leluhurnya, yaitu budaya Jawa. Ia menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta sejak berusia lima belas bulan. Pengabdiannya terhadap keraton dan raja, layak menjadi contoh bagi genarasi muda–juga orang dewasa–yang cenderung abai pada budaya bangsa sendiri.
Cerita ini dikisahkan melalui seorang tokoh utama, yaitu Malahayati. Ia seorang anak piatu yang tinggal bersama ayahnya. Semasa kecil, Malahayati pernah tinggal bersama neneknya di Aceh Besar. Saat mulai duduk di bangku SMP, Malahayati mulai menetap di Banda Aceh bersama ayahnya karena ayahnya bekerja di Banda Aceh. Meskipun demikian, setiap akhir pekan, ayah Mala membawa Mala ke rumah nenekny…