Cerita rakyat Jawa Barat yang berjudul "Nyi Rengganis dan Taman Banjarsari" ditulis oleh Resti Nurfaidah. Cerita ini mengisahkan kehidupan Putri Rengganis yang hidup di tempat pertapaan bersama ayahnya di Tanah Parahyangan. Suatu hari, Putri Rengganis terbang dan memetik bunga di Taman Banjaransari milik Raden Iman Suwangsa. Raden Iman Suwangsa yang merupakan calon pewaris tahta adipati bernama…
Buku kecil ini memberikan gambaran tentang sebuah perubahan sosial yag dipilihkan untuk suku Sakai di Riau. Suku tersebut pada masa lalu pernah disebut sebagai suku terasing oleh pemerintah. Departemen Sosial dan pemerintah daerah setempat berusaha membantu membangun alam pikir, kebiasaan baru dan kesejahteraan suku Sakai. Proses perubahan tersebut bagi suku Sakai tidak mudah. Berawal dari kehi…
The author's desire to compile the book of Kutai Folk Story entitled Aji Batara Agung Dewa Sakti has emerged since conducting researches on literature in East Kalimantan and North Kalimantan. The folktale can be classified into legend originating from the Chronicle of the Kingdom of Kutai Kertanegara. Aji Batara Agung Dewa Sakti is a human figure of God incarnation. The cultural values containe…
Air Mata Hutan Kami bercerita tentang kondisi di sebuah kampung yang bernama Teluk Mesjid, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Hampir setiap tahun, kebakaran hutan terjadi di provinsi ini. Kebakaran yang melanda hampir di semua kabupaten di Riau ini menimbulkan kabut asap yang sangat tebal. Kabut asap selain berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, juga berdampak pada aktivitas masyarakat di kampu…
Cerita Air Mata Cilubintang berasal dari Banda Neira, Maluku Tengah, yang diangkat dari Hikayat Lontor. Hikayat Lontor ini dimuat dalam buku karangan Des Alwi yang berjudul Sejarah Banda Neira. Sebagai warisan nenek moyang, Air Mata Cilubintang menyimpan cerita sejarah tentang asal-usul Pulau Banda dan sejarah sumur keramat (sumur negeri) yang terdapat di Desa Lontor. Penulisan cerita ini seb…
Cerita ini merupakan karya sastra dari tanah Minahasa. Awalnya ditulis oleh Wantalangi Mamuaja dan diceritakan kembali oleh Mardianto dengan judul “Wulan Lumeno Dilamar Ular Belang”. Untuk mempermudah anak didik memahami cerita sebagai bahan literasi bacaan sekolah, judul cerita diubah menjadi “Ainun dan Manusia Daun.” Dalam cerita “Ainun dan Manusia Daun” ini, dilakukan perubahan…
Halooo ... Hal seru apa yang sudah kamu lakukan hari ini? Bangun pagi, sarapan, lalu bermain di luar bersama teman-teman? Oh, pasti menyenangkan! Sewaktu kecil, aku suka sekali bermain masak-masakan, rumah-rumahan, petak umpet, sawah-sawahan, bentengbentengan, layang-layang, dan banyak lagi. Semua aku mainkan bersama teman-teman. Kalau hari Minggu, aku akan menonton kartun sampai siang, …
Sahabat Indonesia tercinta, negara kita itu sangat beragam, mulai dari agama, bahasa, suku, hingga adat istiadat. Namun, keberagaman itu jangan sampai memecah belah bangsa kita. Justru hal itu harus bisa dijadikan sebagai alat pemersatu. Buku ini berisi kisah perjuangan seorang transmigran dengan segala suka dukanya sejak masih kecil hingga menjadi seorang kakek yang bersahaja.
Pangeran Saputra merupakan salah satu cerita rakyat yang berlatar kerajaan di Pulau Jawa. Cerita ini banyak mengisahkan unsur kepahlawanan, seperti rasa tanggung jawab, welas asih, dan gemar menolong sesama. Cerita ini berlatar Tanah Jawa yang cerita aslinya ditulis dalam bentuk puisi. Beberapa tahun yang lalu, penulis mengubahnya dalam bentuk prosa.